Hubungan Penggunaan KB MKJP dan Non MKJP dengan Jumlah Kelahiran

Nurul Aini

Sari


Isu strategis dalam pengendalian kuantitas penduduk yaitu masih tingginya jumlah anak yang diinginkan sekitar 2,7 sampai dengan 2,8 anak di atas kelahiran total 2,6. Couple Years Protection (CYP) MKJP memberikan peluang yang kecil untuk putus pengguna kontrasepsi (0-20%) dibandingkan dengan non-MKJP (20-40%). Rendahnya penggunaan KB MKJP berpotensi mempengaruhi jumlah kelahiran. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan hasil analisa jumlah kelahiran berdasarkan penggunaan KB MKJP dan non MKJP. Desain penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional dan Puskesmas di Kabupaten Jember sebagai unit analisis. Teknik sampling yang digunakan adalah  total sampling (49 puskesmas). Hasil analisis dengan korelasi pearson menunjukkan bahwa nilai korelasi (r) antara penggunaan KB MKJP (-0,236) dan KB non MKJP (0,227) terhadap jumlah kelahiran. Nilai korelasi tersebut tergolong lemah. Nilai r negatif artinya semakin tinggi nilai persentase penggunaan KB MKJP berhubungan dengan penurunan jumlah kelahiran. Nilai r positif  artinya penambahan persentase penggunaan KB non MKJP tidak berhubungan dengan penurunan jumlah kelahiran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penggunaan KB MKJP memberikan peluang dalam menurunkan jumlah kelahiran dibandingkan dengan KB MKJP, diharapkan program yang akan datang akan menerapkan strategi yang dapat meningkatkan cakupan akseptor MKJP melalui penguatan advokasi, informasi dan edukasi, serta peningkatan akses dan kualitas layanan KB MKJP yang merata. 


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.