Pengaruh Pelayanan Konseling Dan Sikap Konselor Terhadap Kepuasaan Ibu Hamil Trimester I

Lely Firrahmawati

Sari


Pada awal masa kehamilan terjadi perubahan produksi dan pengaruh hormonal serta perubahan anatomi dan fisiologi yang menimbulkan kebutuhan adanya sebuah layanan konseling yang dilakukan sebagai upaya membangun self awareness pada ibu hamil. Berdasarkan beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan konseling antenatal masih sederhana dan hanya terfokus pada hal-hal khusus mengenai kehamilan yang dikeluhkan pasien saat kunjungan antenatal. Konseling dilakukan dalam waktu yang relatif singkat sehingga penggalian informasi tidak maksimal, maka diperlukan pedoman konseling kehamilan yang diharapkan dapat meningkatkan praktik pelaksanaan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelayanan konseling dan sikap konselor terhadap kepuasaan ibu hamil trimester I. Desain penelitian ini eksplanatif kuantitatif. Sampel pada penelitian  23 bidan dan 69 ibu hamil di 15 Puskesmas Kabupaten Sragen. Penentuan kedua kelompok dengan teknik multi stage random sampling pada sampel bidan dan teknik purposive sampling pada sampel ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pelayanan konseling, sikap bidan dan kepuasaan konseling. Pengujian statistik dengan kemaknaan hasil uji ditentukan berdasarkan nilai p<0,05 untuk analisis bivariabel menggunakan uji Wilcoxon, Chi Kuadrat,  Mann Whitney dan analisis multivaribel menggunakan analisis regresi ganda.Hasil penelitian berdasarkan analisis regresi secara partial bahwa variabel pelayanan konseling diperoleh nilai p sebesar 0,000 (α < 0,05) sedangkan variabel sikap konselor diperoleh nilai p sebesar 0,002 (α > 0,05) yang berarti bahwa pelayanan konseling berpengaruh siginifikan terhadap kepuasaan ibu hamil dibandingkan dari sikap konselor. Kekuatan hubungan variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh angka R sebesar 0,921. Ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antar variabel-variabel yang memengaruhi kepuasaan sebesar 0,921 dengan kekuatan korelasi sangat kuat dengan arah positif. Besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat Square, diperoleh nilai R Square sebesar 0,849 atau 84,9%. Berdasarkan hasil uji-t bahwa variabel pelayanan konseling (X1) p< 0,001 maka Ho ditolak yang artinya pelayanan konseling berpengaruh secara nyata (signifikan) terhadap kepuasaan ibu hamil dan variabel sikap konselor p<0,001 yang artinya sikap konselor berpengaruh secara nyata (signifikan) terhadap kepuasaan ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel yaitu pelayanan konseling dan sikap konselor secara keseluruhan memengaruhi kepuasaan sebesar 84,9% dan sisanya ditentukan faktor lain. Simpulan dalam penelitian ini adalah pelayanan konseling dan sikap konselor berpengaruh signifikan terhadap kepuasaan pasien sebesar 84,9 % dan 15,1% dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.