Gambaran Karakteristik Umum dan Pengetahuan Kader Mengenai Gizi Seimbang Di Desa Panduman – Kecamatan Jelbuk - Kabupaten Jember

Sultanah Zahariah

Sari


Abstrak

Stunting (bertubuh pendek) menjadi permasalahan yang masih dihadapi bangsa Indonesia. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan menggerakkan masyarakat berperilaku hidup sehat dan menerapkan nutrisi berimbang melalui promosi kesehatan, yang dapat dilakukan oleh kader. Dengan demikian kader kesehatan harus memiliki pengetahuan yang baik terkait dengan pemenuhan gizi seimbang, yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik umum dan pengetahuan kader mengenai gizi seimbang  Di Desa Panduman – Kecamatan Jelbuk - Kabupaten Jember. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader di Desa Panduman yaitu 40 kader. Besar sampel sebanyak 36 kader yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner sehingga didapatkan 97,2% kader berjenis kelamin perempuan, 47,2% kader berada pada kelompok usia dewasa awal dan sebagian besar kader berasal dari suku Madura (91,7%). Tingkat pendidikan kader 47,2% adalah lulusan Sekolah Dasar, 58,3% kader memiliki pengalaman lebih dari 1 tahun, dan 66,7% kader jarang mendapatkan pelatihan. Pada aspek pendidikan, diketahui hanya 25% kader yang memiliki pengetahun baik mengenai gizi seimbang. Puskesmas perlu melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan pengetahuan kader guna meningkatkan kualitas promosi kesehatan kepada masyarakat terkait gizi seimbang

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). InfoDATIN Situasi Balita Pendek. Jakarta

http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/situasi-balita-pendek-2016.pdf

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Surabaya

Iswarawanti, D. N. (2010). Kader Posyandu:Peranan dan Tantangan Pemberdayaannya Dalam Usaha Peningkatan Gizi Anak Indonesia. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 169-173.

Onthonie.H, Ismanto.Y dan Onibala. F. (2015). Hubungan peran serta kader Posyandu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. eJournal Kepereawatan (e-Kp), 1-8

Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.Jakarta:Salemba Medika

------. (2011). Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia – Hasil Sensus Penduduk 2010. Badan Pusat Statistik.

Notoatmodjo,S. (2003). Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Yuliani, dkk. (2018). Pelatihan Kader Kesehatan Deteksi Dini Stunting Pada Balita di Desa Betteng. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 11 (2), 96-103.

Masithah T, Martianto D. ( Child Care Practices Associated with Child Nutritional Status in Rural Mulya Harja , Bogor ) ABSTRACT . The objective of the study was to analyze relation between child care practices and child nutrition status in Rural Mulya Harja . Variables were clas. 2005;29(2):29-39.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.