HUBUNGAN SINDROM MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENOPAUSE DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS UBUNG KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2018

Fitra Arsy Nur Cory'ah, I Gusti Ayu Putu Sri Wahyuni

Sari


Menopause merupakan berhentinya siklus menstruasi secara permanen, sebagai akibat dari hilangnya fungsi folikular ovarium dan menurunnya kadar estrogen, padarentang usia wanita 48 sampai 55 tahun. Masa ini sangat kompleks,dikarenakan berkaitan dengan berbagai faktor resiko.Gejala atau sindrom menopause merupakan faktor resiko terjadinya gangguan secara fisik dan psikologis pada menopause, termasuk dengan adanya perubahan tingkat kecemasan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sindrom menopause terhadap tingkat kecemasan ibu menopause diwilayah kerja Puskesmas Ubung kabupaten Lombok Tengah tahun 2018.Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Ubung kabupaten Lombok Tengah.Populasi penelitian ini adalah bu-ibu yang telah mengalami menopause usia 45–50 tahun yaitu sebanyak 516 orang.Sampel berjumlah 100 orang ibu menopause.Analisa data secara univariat danBivariat.Hasil penelitian menunjukan responden menopause yang terbanyak yaitu pada usia 45 – 49 tahun sebanyak 27 (27%), 45 orang (45,0 %) memiliki sindrom menopause ringan dengan mengalami beberapa tingkat kecemasan. Hasil Uji statistic dengan menggunakan Uji chi-squaredengan tingkat kepercayaan 95% atau taraf signifikan yaitu α = 5% (p < 0,05) didapatkan nilai p = 0,000 sehingga dapat dinyatakan Ada hubungansindrom menopausedengan tingkat kecemasan pada menopause diwilayah kerja Puskesmas Ubung Kabupaten Lombok Tengah tahun 2018.

 


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.